Rabu, 30 Oktober 2013

Download Soal Try Out Ujian Nasional Biologi SMA 2014

Sebagai bahan belajar dan berlatih menghadapi try out UN SMA yang sering digelar oleh masing-masing SMA, kali ini Zona Biologi Kita akan membagi soal-soal Try Out UN Biologi SMA untuk sahabat Zona Biologi Kita di mana pun berada. Soal Try Out Biologi  ini terdiri dari 40 soal pilihan ganda yang merangkum SKL UN  sebagai persiapan menghadapi UN mendatang. Silahkan download soal-soal Try Out UN Biologi SMA  berikut.

Contoh soal:

1. Di Kebun Raya Bogor terdapat papan
yang bertuliskan Gymnospermae,
Gnetales, Gnetinae, gnetum gnemon pada
sebuah pohon. Data tersebut menunjukan
urutan dari .... .
a. divisio, kelas, familia, genus
b. divisio, familia, genus, spesies
c. subdivisio, klas, familia, genus
d. subdivisio, klas, ordo, spesies
e. subdivisio, ordo, familia, spesies

Try out UN

2. Kelompok tumbuhan di bawah ini yang
merupakan keanekaragaman tingkat jenis
dalam satu genus adalah …. .
a. lengkuas, jahe, salam
b. aren, kelapa, pinang
c. jeruk pontianak, jeruk medan, jerukperas
d. bawang merah, daun sledri, bawang putih
e. ubi, singkong, talas

Selengkapnya silahkan download di sini

Selain itu masih ada soal-soal try out UN Biologi SMA lain yang dapat Anda unduh melalui link berikut ini.

Try Out UN Biologi SMA (2)

Try Out UN Biologi SMA (3)

Try Out UN Biologi SMA (4)

Try Out UN Biologi SMA (5)

Jumat, 25 Oktober 2013

Soal UN Biologi SMA tahun 2011

Sudah menjadi sebuah kebiasaan positif untuk menghadapi Ujian Nasional dengan mempelajari soal-soal UN beberapa tahun yang lalu karena kisi soal tidak akan jauh berbeda. Untuk membersamai rekan-rekan ZOna Biologi Kita, khususnya kelas XII yang akan segera menyongsong UN 2014 berikut soal UN Biologi SMA tahun 2011 lalu yang dapat digunakan sebagai bahan belajar dan berlatih soal. Silahkan dowload linknya berikut

Soal UN Biologi SMA 2011

sukses UN

Semoga sukses!

Try Out UN 2014 Biologi SMA

Untuk membantu sobat ZOna Biologi Kita khususnya kelas XII yang sebentar lagi akan menghadapi UN 2014, Zona Biologi Kita akan mencoba berbagi soal-soal latihan Ujian Nasional mata pelajaran Biologi.  Untuk mendapatkan soal Try Out UN Biologi SMA 2014,  silahkan klik tautan berikut ini.

Soal UN Biologi SMA bag 1

Soal UN Biologi SMA bag 2

lulus UN

Semoga bermanfaat, salam Zona Biologi Kita.

Soal Olimpiade Biologi Topik Biologi Molekuler, Mikrobiologi, dan Bioteknologi (1)

Soal-soal dalam olimpiade biologi terdiri dari beberapa topik bahasan, di antaranya adalah soal olimpiade biologi topik biologi molekuler, mikrobiologi, dan bioteknologi. Berikut adalah contoh soal-soal olimpiade biologi topik tersebut yang dapat Anda unduh melalui link yang terdapat di bawah soal. Sebagai contoh soalnya, berikut beberapa soal topik biologi sel dan bioteknlogi.

1. Pernyataan yang benar dibawah ini adalah (nilai 1,5)

membran plasma samping
A. Membran organisme hidup lebih sering bersifat fluida daripada gel
B. Membran bersifat semipermeabel: molekul besar seperti protein dapat dengan mudah melaluinya.
C. Molekul organic yang bersifat hidrofilik dapat dengan mudah berdifusi melalui membran sel eukariotik.
D. Pada tumbuhan, membrane plasma sama dengan dinding sel.
E. Penamaan Retikulum Endoplasma Kasar karena terdapatnya ribosom yang menempel pada sitoskeleton.

2. Sebuah mRNA bakteri yang panjangnya 360 nucleotida dapat mengkode protein (nilai 1)
A. lebih dari 360 asam amino
B. lebih dari 1080 asam amino
C. 120 asam amino
D. kurang dari 120 asam amino
E. lebih dari 120 asam amino


3. Pernyataan yang benar dibawah ini adalah (nilai 1,5)
A. Vakuola merupakan organela terbesar pada sel tumbuhan
B. Sel tumbuhan tidak memiliki mitokondria
C. Nukleus tidak mengandung protein
D. Mikrotubul terbentuk di kompleks golgi
E. Lisosom hanya terdapat pada sel prokariotik

Soal olimpiade biologi selengkapnya dapat sobat Zona Biologi Kita  unduh melalui link berikut.

Soal Bioteknologi, Biologi Sel, dan Mikrobiologi

Kamis, 24 Oktober 2013

Fakta Angka Sarapan Pagi

Selamat pagi sobat Zona Biologi Kita. Sudah sarapan pagi ini? Artikel kali ini akan membahas tentang fakta angka penting seputar sarapan npagi.
Sarapan atau makan pagi ternyata penting bagi kesehatan. Berbagai penelitian menunjukkan sarapan bisa mencegah obesitas, diabetes tipe 2, bahkan bisa membuat anak lebih baik dalam belajar. Sayangnya, di banyak tempat termasuk Indonesia banyak orang mengabaikan sarapan pagi.
Padahal berdasarkan hasil penelitian yang dikutip dari dailyinfographic.com, statisticbrain.com, badan pusat statistik, naturalnews.com, dan harvard school public of health, terdapat fakta-fakta angka yang mencengangkan sebagai berikut:
1. Sarapan yang teratur mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 34%.
2. Mereka yang sarapan, memakan makanan sehat 12% lebih banyak setiap harinya.
3. Orang dewasa yang tidak sarapan kemungkinan terkena serangan jantung 27% lebih tinggi.
4. Tiga puluh persen anak-anak di eropa dan 25% di Amerika Serikat tidak sarapan.
5. Rata-rata menu sarapan 15,9% lebih sehat dibanding menu makan malam.
6. Orang yang tidak sarapan memiliki kemungkinan 4 kali lebih besar menderita obesitas.
7. Mereka yang tidak sarapan mengonsumsi 55% softdrink lebih banyak, 45% sayuran lebih sedikit, 40% manisan lebih banyak, dan 30% buah-buahan lebih sedikit.
Nah, demikianlah fakta statistik sarapan berdasarkan lembag-lembaga tersebut. Sudah sarapan pagi ini?

 

Rabu, 23 Oktober 2013

Download Soal-soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA

Soal-soal olimpiade biologi memang memiliki nilai tantangan yang cukup besar bagi para pecinta Biologi. Setiap soal memerlukan analisis yang mendalam dan menuntut kejelian dalam pengerjaannya. Soal olimpiade Biologi terdiri dari beberapa topik, contoh genetika dan evolusi, fisiologi manusia, biosistematika, biologi sel molekuler, metabolisme, ekologi, dan fisiologi tumbuhan. Masing-masing sub topik soal memiliki poin sendiri yang akan diakumulasi menjadi nilai total. Berikut soal-soal seleksi olimpiade Biologi SMA dari Zona Biologi Kita. (Jika file memerlukan password, ketik: zonabiologikita)

Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA tahun 2012: Klik di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA tahun 2011 : Klik di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA tingkat kabupaten/kota tahun 2011 tipe A: Klik di sini


Soal-soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA yang lain dapat Anda unduh pada link berikut ini.

Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Propinsi Tahun 2004  Download di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2005 bagian A Download di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2005 bagian B Download di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2006 Download di sini

Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2008 Download di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2009 Download di sini
Kunci Jawaban Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2009 Download di sini
Soal Seleksi Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2010 Download di sini
Kunci Jawaban Olimpiade Biologi SMA Tingkat Provinsi Tahun 2010 Download di sini

 

tim olimpiade Biologi

Gambar: Salah satu Tim Olimpiade Biologi Dunia

Semoga bermanfaat,salam Zona Biologi Kita .

Download Glosarium Istilah Genetika

Menurut wikipedia, Glosarium adalah suatu daftar alfabetis istilah dalam suatu ranah pengetahuan tertentu yang dilengkapi dengan definisi untuk istilah-istilah tersebut. Biasanya glosarium ada di bagian akhir suatu buku dan menyertakan istilah-istilah dalam buku tersebut yang baru diperkenalkan atau  tak umum ditemukan. Dalam pengertian yang lebih umum, suatu glosarium berisi penjelasan konsep-konsep yang relevan dengan bidang ilmu atau kegiatan tertentu. Glosarium sangat membantu untuk menemukan arti dari kata-kata yang sulit.

glosarium genetika

Kali ini zona biologi kita akan menyajikan glosarium istilah-istilah Genetika yang sering digunakan dalam pembelajaran Biologi. Supaya mempermudah Anda mempelajarinya, zona biologi kita memberikan link download yang bisa anda unduh. Silahkan klik tautan/ link file Glosarium istilah Genetika  berikut.

Glosarium istilah Genetika.

Semoga bermanfaat bagi Anda, sobat Zona Biologi Kita. Jangan lupa follow us @Zonabiokita atau like Fans page Zona Biologi Kita untuk membantu kami terus berkarya.

Download Soal-soal Biologi SMA kelas X

Salam Zona Biologi!
editing-manuscript
Pada kesempatan kali ini Zona Biologi Kita akan menyajikan soal-soal Biologi SMA berupa soal evaluasi akhir atau soal ulangan harian biologi SMA. Soal-soal ini dapat Anda gunakan untuk memahami materi yang sudah kami tampilkan. Silahkan download soal-soal Biologi SMA secara free. Panduan untuk mengunduh soal-soal Biologi ini cukup sederhana, Anda akan diarahkan menuju halaman download yang menampilkan advertisi dari sponsor kami, yaitu adf.ly. Untuk mendownload soal, cukup klik lewati iklan di sudut kanan atas halaman. BErikut link download soal Biologi SMA kelas X.
Semoga soal tersebut bermanfaat bagi Anda, sobat Zona Biologi Kita. Sukses !

Jumat, 18 Oktober 2013

Pertumbuhan dan Perkembangan

Apakah Anda pernah memelihara tumbuhan di halaman rumah? Pernahkah Anda memerhatikan pertumbuhan tumbuhan? Misalnya, biji kacang merah. Jika Anda perhatikan, biji kacang merah sekecil itu jika disimpan pada tempat yang lembab dan basah, biji tersebut dapat tumbuh. Mula-mula Anda akan melihat pertumbuhan bakal akar yang tumbuh ke arah bawah biji. Lama-kelamaan, bakal akar tersebut terus memanjang bahkan mampu mengangkat biji dari permukaan tanah. Perkembangan selanjutnya ditandai oleh membukanya kulit biji dan kedua keping biji yang terbentuk seperti daun.

Jika Anda amati lebih lama, pertumbuhan yang terjadi pada biji tersebut akan terus terjadi seperti bertambahnya tinggi tanaman dan terbentuknya helaian daun baru. Sungguh besar kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, biji sekecil itu dapat tumbuh menjadi tumbuhan utuh. Perubahan yang terjadi pada tumbuhan tersebut menandakan bahwa tumbuhan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Apakah yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan? Faktor apa sajakah yang memengaruhinya? Coba simak video berikut sebagai pengantar pemahaman Anda.

 

 

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

1. Pertumbuhan adalah peristiwa bertambahnya ukuran (di antaranya volume, massa, dan tinggi) pada  makhluk hidup. Contoh pertambahan tinggi batang dan jumlah daun.  Proses yang terjadi pada pertumbuhan adalah suatu kegiatan yang irreversible(tidak dapat kembali ke bentuk semula). Akan tetapi, pada beberapa kasus, proses tersebut dapat reversible (terbalikkan) karena pada pertumbuhan terjadi pengurangan ukuran dan jumlah sel akibat kerusakkan sel atau dediferensiasi sel. Sebagai contoh, jika Anda akan memperbanyak tumbuhan melalui cara vegetatif, bagian manakah yang akan Anda pakai? Bunga, buah,
ataukah batang? Pilihannya tentu akan jatuh pada batang. Walaupun semua organ tersebut memiliki aktivitas pembelahan sel, semuanya disusun oleh jenis sel yang berbeda. Bunga dan buah merupakan organ reproduksi yang disusun oleh sel-sel reproduktif atau embrionik, sedangkan cabang atau batang disusun oleh sel-sel tubuh atau somatik.

Sel-sel tubuh (somatik) memiliki potensi untuk tumbuh kembali membentuk jaringan yang sama, sedangkan sel embrionik tidak. Dengan aktivitas perbanyakan sel tersebut, akan dihasilkan kembali sel-sel meristematis yang akan menjadi batang, akar, daun, dan bagian reproduktif. Adapun sel embrionik akan mati karena tidak ada sokongan sel lainnya. Selama proses tumbuhnya akar, batang, ataupun daun pertumbuhan dapat dikuantifikasi dalam bentuk panjang akar, jumlah daun, tinggi tumbuhan, atau bahkan berat total tumbuhan. Berdasarkan gambaran tersebut, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa pertumbuhan merupakan perubahan kuantitatif dari ukuran sel, organ, atau keseluruhan organisme.

Pertumbuhan tumbuhan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran sel. Proses ini  terjadi akibat pembelahan mitosis pada jaringan yang bersifat meristematis, contoh pada ujung batang. Pada  pembelahan tersebut dari satu sel akan dihasilkan dua sel anakan. Sel-sel anakan tersebut mempunyai sifat  genetik yang sama dengan induknya.

2. Perkembangan makhluk hidup lebih tepat diartikan sebagai suatu perubahan kualitatif yang melibatkan perubahan struktur serta fungsi yang lebih kompleks. Seperti yang telah Anda ketahui, organ kulit pada manusia tumbuh bersamaan dengan bertambahnya ukuran tubuh. Akan tetapi, ketika mencapai kedewasaan, hanya pada bagian tertentu dari tubuh kita mulai bermunculan rambut tambahan. Selain itu, organ-organ tertentu mulai tumbuh membesar, seperti bagian dada pada perempuan dan jakun pada laki-laki. Mengapa semua itu hanya tumbuh pada masa tertentu saja, tidak bersamaan dengan pertumbuhan organ lainnya? Suatu hal yang patut kita pahami dalam perkembangan adalah adanya diferensiasi sel.

Diferensiasi dapat diartikan sebagai perubahan sel menjadi bentuk lainnya yang berbeda baik secara fungsi, ukuran, maupun bentuk. Contoh mudah mengenai diferensiasi dapat Anda temukan pada pembentukan bunga. Amati dari mana bunga tersebut berasal. Apakah sama dengan awal mulanya tumbuh tunas? Mengapa pada bagian tersebut yang tumbuh justru bunga? Diferensiasi juga terjadi pada bagian tubuh manusia, yakni pada pembentukan sel-sel kelamin (gonad) ketika embriogenesis. Contoh lainnya pada proses pembentukan anak ayam dari embrio dalam telur. Pada proses diferensiasi, dapat terjadi dua hal penting, yakni perubahan struktural yang akan mengarah pada pembentukan organ, serta perubahan kimiawi yang dapat meningkatkan kemampuan sel.

Dapatkah Anda menghitung perkembangan yang terjadi, baik dalam jumlah maupun ukuran? Tentu akan sulit, karena semua proses tersebut terjadi secara kualitatif dan hanya dapat dibandingkan secara subjektif tanpa ukuran yang tepat. Proses perkembangan banyak berkaitan dengan faktor internal yang terjadi pada waktu yang tidak bersamaan. Oleh karena itu, perkembangan dapat didefinisikan sebagai suatu proses perubahan yang diikuti oleh pendewasaan dan kematangan sel, serta diiringi oleh spesialisasi fungsi sel.

Macam-Macam Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan pada tumbuhan ada yang berupa pertumbuhan primer, ada pula yang berupa pertumbuhan sekunder. Kedua pertumbuhan ini sebenarnya berasal dari jaringan yang sama, yakni meristem. Meristem merupakan suatu jaringan yang memiliki sifat aktif membelah. Pertumbuhan primer berasal dari meristem primer, sedangkan pertumbuhan sekunder berasal dari meristem sekunder. Adakah perbedaan lain di antara kedua macam pertumbuhan tersebut?

a. Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan yang terjadi selama fase embrio sampai perkecambahan merupakan contoh pertumbuhan primer. Struktur embrio terdiri atas tunas embrionik yang akan membentuk batang dan daun, akar embrionik yang akan tumbuh menjadi akar, serta kotiledonyang berperan sebagai penyedia makanan selama belum tumbuh daun.

Jika biji berkecambah, struktur yang pertama muncul adalah radikula yang merupakan bakal akar primer. Radikula adalah bagian dari hipokotildan merupakan  struktur yang berasal dari akar embrionik. Pada bagian ujung atas, terdapat epikotil, yakni bakal batang yang berasal dari tunas embrionik. Tahap awal pertumbuhan pada tumbuhan monokotil berbeda dengan dikotil. Pada monokotil, akan tumbuh koleoptilsebagai pelindung ujung bakal batang. Begitu koleoptil muncul di atas permukaan tanah, pucuk daun pertama akan muncul menerobos koleoptil. Biji masih tetap berada di dalam tanah dan memberi suplai makanan kepada kecambah yang sedang tumbuh. Perkecambahan seperti ini dinamakan perkecambahan hipogeal.

Bagaimanakah perkecambahan pada tumbuhan dikotil? Pada dikotil tidak muncul koleoptil. Dari dalam tanah, kotiledonnya akan muncul ke atas permukaan tanah bersamaan dengan munculnya daun pertama. Kotiledon akan memberi makan bakal daun dan bakal akar sampai keduanya dapat mengadakan fotosintesis. Itulah sebabnya, lama-kelamaan kotiledon menjadi kecil dan kisut. Perkecambahan yang kotiledonnya terangkat ke permukaan tanah dinamakan perkecambahan epigeal.

Pada tumbuhan berbiji, pertumbuhan dan perkembangan diawali dengan perkecambahan. Perkecambahan  dimulai dengan proses penyerapan air oleh biji (imbibisi). Proses ini mengakibatkan enzim-enzim pada biji  menjadi bersifat aktif. Berbagai zat makanan kemudian dipecah untuk dihasilkan energi atau untuk menyusun  struktur tubuh. Oksigen diperlukan dalam proses respirasi sel untuk menghasilkan energi. Selain itu,  perkecambahan juga membutuhkan suhu yang tepat untuk aktivasi enzim. Jika daun pertama sudah terbentuk,  dimulailah proses fotosintesis. Berdasarkan letak kotiledon pada saat berkecambah, ada dua tipe  perkecambahan seperti berikut.

a.  Perkecambahan Epigeal
Pada perkecambahan epigeal, hipokotil tumbuh memanjang.  Akibatnya, kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah.  Contoh pada kacang hijau (Phaseolus radiatus).

b.  Perkecambahan Hipogeal
Pada perkecambahan hipogeal, epikotil tumbuh memanjang.  Akibatnya, plumula menembus kulit biji dan muncul ke permukaan  tanah. Sementara itu, kotiledon tetap berada di bawah permukaan  tanah. Contoh pada kacang tanah  (Arachis hypogaea).  Perhatikan  gambar di bawah ini!

Pertumbuhan Primer Tumbuhan

Gambar: Perkecambahan hipogeal pada monokotil dan

Pertumbuhan hipogeal

Gambar: Perkecambahan epigeal pada Dikotil

 

Terima kasih sudah berkunjung ke zona biologi kita pada artikel berjudul Pertumbuhan dan Perkembangan, semoga bermanfaat. Salam Biologi!

 

Sumber:

Ferdinand, Fictor dan Moekti Ari Wibowo.2009. Praktis Belajar Biologi 3. Jakarta: Pusat Perbukuan Nasional

Langkah Sembiring. 2009. Biologi untuk SMA kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan Nasional

Selasa, 08 Oktober 2013

Ciri Umum Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Ciri Umum Tumbuhan Paku, yaitu bahwa tumbuhan paku  termasuk ke dalam tumbuhan kormus (Cormophyta) karena sudah memiliki akar, batang, dan daun yang jelas. Akar pada paku bersifat seperti serabut yang ujungnya dilindungi oleh kaliptra (tudung akar). Batang pada sebagian besar paku tidak terlihat karena berada di dalam tanah dalam bentuk rimpang. Akan tetapi, ada pula yang memiliki batang di permukaan tanah yang bercabang, seperti pada Cyathea.

Daun pada tumbuhan paku tampak jelas. Daunnya selalu melingkar dan bergulung pada usia muda. Tumbuhan berpembuluh tidak berbiji memiliki dua macam bentuk daun, yaitu daun yang tidak mengandung spora (tropofil), dan daun yang mengandung spora (sporofil).

daun fertil paku

Gambar: Daun Fertile pada tumbuhan paku (bintil-bintil pada daun adalah kumpulan sporangium/ sorus)

Di bagian bawah sporofil terdapat banyak bulatan kecil berwarna kecokelatan. Bulatan tersebut berkumpul membentuk struktur yang disebut sorus (jamak: sori). Setiap sorus terdiri atas banyak kotak spora yang disebut sporangium. Selain terdapat pada sorus, sporangium juga terkumpul pada strobilus dan sporokarpium. Strobilus ini merupakan sporangium yang membentuk struktur seperti kerucut.

Terdapat beberapa bentuk spora pada paku yakni, paku homospora, paku heterospora, dan paku peralihan. Paku homospora menghasilkan spora dengan jenis dan ukuran yang sama, contohnya paku kawat (Lycopodium sp.). Paku heterosporamenghasilkan spora dengan jenis dan ukuran berbeda, contohnya Selaginella sp. Paku peralihan menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran sama, namun berjenis kelamin jantan atau betina, contohnya paku ekor kuda (Equisetum sp.).

Perkembangbiakan tumbuhan paku dilakukan secara seksual dan aseksual. Secara seksual melalui pembentukan gamet jantan dan betina oleh alat-alat kelamin (gametangium). Gametangium jantan (anteridium) menghasilkan spermatozoid dan gametangium betina (arkegonium) menghasilkan sel telur (ovum). Tumbuhan paku juga mengalami pergiliran keturunan (metagenesis). Metagenesis pada paku heterospora berbeda dengan paku homospora. Berikut gambar metagenesis paku.

metagenesis pada paku_zona_biologi_kita

Gambar: Metagenesis tumbuhan paku

 

Kata Kunci artikel ini:

ciri umum tumbuhan paku, ciri umum paku, tanaman paku, ciri-ciri paku, Pteridophyta, Gametangium, struktur tubuh paku, daun fertil paku, daun steril paku, anteridium , arkegonium paku, sorus, sori

Jumat, 04 Oktober 2013

Metagenesis Lumut

Pada reproduksi tumbuhan lumut terjadi metagenesis yaitu pergiliran keturunan secara teratur antara generasi sporofit (2n) dan generasi gametofit (n). Generasi sporofit menghasilkan spora, sedangkan generasi gametofit menghasilkan gamet jantan dan gamet betina. Gametofit merupakan generasi yang dominan dalam siklus hidup tumbuhan lumut. Metagenesis pada tumbuhan lumut digambarkan pada skema berikut.

metagensis lumut

Metagenesis lumut dalam bentuk bagan sebagai berikut.

metagenesis lumut

Penjelasan:

Metagenesis diawali dengan berkecambahnya spora yang sangat kecil (haploid) menjadi  protalium (protonema). Protonema ada yang tumbuh menjadi besar dan ada yang tidak tumbuh. Di dalam protonema terdapat kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumut ( tumbuhan gametofit).

Pada tumbuhan lumut (gametofit) dibentuk gametangium, yaitu sel kelamin jantan (spermatozoid) dan sel kelamin betina (ovum). Sel kelamin jantan ini dihasilkan oleh anteridium dan sel kelamin betina dihasilkan oleh arkegonium. Peleburan spermatozoid dan ovum akan menghasilkan zigot yang terus berkembang menjadi embrio yang diploid. Embrio kemudian akan tumbuh menjadi suatu badan yang bulat dengan tangkai pendek atau panjang yang disebut  sporogonium  (tumbuhan sporofit).

Dalam bagian yang bulat tersebut dibentuk spora sehingga sering disebut dengan kapsul spora yang identik dengan sporogonium. Spora akan terkumpul dalam kotak spora (sporangium). Jika spora jatuh di tempat yang lembap dan sesuai dengan tempat tumbuhnya, spora akan tumbuh menjadi protonema dan protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut dan begitu seterusnya.

Reproduksi generatif dilakukan melalui perkawinan antara gamet jantan dan gamet betina. Reproduksi vegetatif dilakukan dengan dua cara berikut.
a. Membentuk spora haploid (n) yang bersifat homospora.
b. Membentuk pundi kuncup (gemma cup).