Kilas Artikel
Loading...
Selasa, 15 Mei 2012

Kerja Ilmiah Biologi

Rasa ingin tahu manusia terhadap alam semesta yang diciptakan Tuhan dan kehidupan yang terdapat di dalamnya dari zaman dahulu hingga sekarang seakan tidak ada habis-habisnya. Persoalan dan permasalahan yang ada di alam pun seakan tidak akan pernah habis untuk digali. Itulah sebabnya, ilmu pengetahuan terus berkembang dan penemuan-penemuan baru pun terus bermunculan. Anda juga dapat ikut berperan dalam perkembangan ilmu pengetahuan tersebut jika mempunyai keinginan untuk terus menggali ilmu pengetahuan dan terus mencoba memuaskan rasa keingintahuan yang Anda miliki.

Kerja Ilmiah Biologi

Para ilmuwan mempelajari gejala alam dan permasalahannya menggunakan metode ilmiah. Metode ilmiah merupakan suatu kegiatan penelitian objektif untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji ilmu pengetahuan. Langkah-langkah metode ilmiah dapat disimak dalam bagan berikut.

Bagan kerja ilmiah 1

Bagan kerja ilmiah 2

Suatu kegiatan penelitian menggunakan metode ilmiah yang meliputi tujuh langkah berikut.

a. Pemilihan Masalah dan Studi Pendahuluan

Sebelum melakukan suatu penelitian, terdapat dua hal yang harus dilakukan seorang peneliti yaitu mengidentifikasi masalah dan studi pendahuluan. Masalah dapat timbul secara sengaja atau tidak sengaja, contoh masalah yang sengaja ditemukan adalah seorang dokter hewan ingin menguji dosis vaksin yang tepat untuk mengobati penyakit ternak. Contoh masalah yang tidak sengaja ditemukan adalah tanaman yang tumbuh di dekat kandang ayam tampak lebih subur dibanding tanaman yang tumbuh di dalam pot.

Untuk membantu menemukan suatu permasalahan ilmiah yang akan dipecahkan, Anda dapat melihat penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Anda dapat menganalisis hasil penelitian tersebut dan menemukan permasalahan baru. Selain itu, permasalahan juga dapat ditemukan melalui studi pustaka dari berbagai referensi. Semakin banyak buku yang dibaca, semakin mudah menemukan permasalahan. Sumber permasalahan ilmiah juga dapat ditemukan melalui pengamatan (observasi) di lapangan.

b. Perumusan Masalah Perumusan masalah bertujuan untuk memperjelas batasan permasalahan yang akan dipecahkan. Untuk memperoleh rumusan masalah yang baik dapat dituliskan dalam kalimat tanya seperti "apa", "bagaimana", dan "mengapa".Contoh: Mengapa tanaman di yang tumbuh di dekat kandang ayam lebih subur dibandingkan dengan tanaman yang ditanam didalam pot?"

Sebelum melakukan penelitian dari masalah yang ditemukan perlu dirumuskan tujuannya. Hal ini agar penelitian lebih terarah dan mencapai hasil yang optimal. Apabila masalah yang dihadapi cukup luas ruang lingkupnya, permasalahan dapat dipersempit dengan merumuskan tujuannya.

c. Pengumpulan Informasi Pengumpulan informasi dalam bentuk studi literatur berupa teori, konsep, dan hasil penelitian yang sesuai dengan masalah yang diajukan. Sumber pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk memperoleh jawaban sementara dari permasalahan yang diajukan.

d. Pengajuan Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara dari permasalahan yang diajukan. Hipotesis bersifat teoritis sehingga harus diuji kebenarannya. Contoh: Penambahan pupuk urea dapat memengaruhi kecepatan pertumbuhan tanaman ketela pohon.

e. Melakukan Eksperimen Hipotesis yang kita ajukan harus diuji kebenarannya dengan melakukan percobaan (eksperimen). Sebelum melakukan percobaan, alat dan bahan yang akan digunakan harus ditentukan terlebih dahulu. Selain itu, kita juga harus menentukan kelompokkelompok percobaan. Ada dua macam kelompok percobaan dalam Biologi, yaitu kelompok kontrol (kelompok yang tidak diberi perlakuan) dan kelompok perlakuan (kelompok yang diberi perlakuan).

Kelompok perlakuan dapat diberi satu variabel atau lebih. Variabel adalah faktor-faktor yang berpengaruh dalam suatu eksperimen dan memiliki nilai yang dapat diubah-ubah. Beberapa variabel dalam eksperimen sebagai berikut. 1) Variabel bebas adalah variabel yang sengaja dibuat tidak sama dalam suatu eksperimen. 2) Variabel terikat adalah variabel yang muncul karena perlakuan variabel bebas. 3) Variabel kontrol adalah variabel yang dibuat sama dalam suatu eksperimen. 4) Variabel pengganggu adalah variabel yang tidak diharapkan tetapi dapat mengganggu hasil percobaan. Variabel pengganggu ini harus diusahakan tidak ada.

f. Analisis Data Data diperoleh dari hasil eksperimen. Data hasil eksperimen dapat dibedakan menjadi dua jenis sebagai berikut. 1) Data kualitatif yaitu data yang tidak disajikan dalam bentuk angka tetapi dalam bentuk deskripsi. Contoh data ciri morfologi tanaman anggrek bulan. 2) Data kuantitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka. Contoh data hasil pengukuran tinggi batang suatu tanaman.

Data kuantitatif harus diolah dalam bentuk tabel, grafik, atau diagram sehingga mudah dipahami orang lain. Selanjutnya, hasil olahan data tersebut dibandingkan dengan teori, fakta, dan konsep yang ada dalam studi literatur.

g. Pengambilan Kesimpulan Kesimpulan harus mengacu pada hasil eksperimen. Terdapat dua kemungkinan dalam pengambilan kesimpulan, yaitu kemungkinan hipotesis diterima dan kemungkinan hipotesis ditolak.

Format Laporan Praktikum

Hasil penelitian perlu dikomunikasikan kepada orang lain sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan. Hasil penelitian dapat dikomunikasikan dalam bentuk laporan, makalah, atau jurnal. Sebuah laporan ilmiah harus mempunyai unsur-unsur berikut. a. Judul laporan. b. Prakata, berisi ucapan rasa syukur penulis atas selesainya pembuatan laporan ilmiah. Selain itu, prakata juga berisi ucapan-ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penelitian. c. Daftar isi. d. Pendahuluan, berisi latar belakang penelitian, perumusan masalah, hipotesis yang diajukan, dan tujuan penelitian. e. Tinjauan pustaka, berisi teori, konsep, fakta, dan penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan topik penelitian. f. Metode penelitian, berisi tentang cara kerja penelitian serta alat dan bahan yang digunakan dalam melaksanakan penelitian. Selain itu, bab ini juga dapat berisi waktu dan tempat melaksanakan penelitian serta cara pengambilan data.

Berikut contoh laporan praktikum yang bisa Anda download.

Laporan Praktikum Ekologi i by Tatag Agung Samodra Wicaksono

 

Daftar Pustaka

  • Campbell, N.A., et al. 2006. Biology Concepts & Connections. California: The Benjamin/Commings Publishing Company
  • Glenn, dan Susan T. 1987. New Understanding Biology for Advance Level. Fourth Edition. United Kingdom: Stanley Thorns (Publisher) Ltd.
  • Gutman, B.S. 1999. Biology. New York: Mc Graw Hill.

 

1 komentar:

Silahkan memberi komentar yang baik dan membangun. Sampaikan saran, kritik, pertanyaan, atau opini Anda. Kami akan coba lakukan yang terbaik untuk sobat Zona Biologi Kita

 
Toggle Footer